Sabtu, 30 Juli 2011

cara merampingkan perut

Harus diakui, merampingkan perut atau menghilangkan lemak perut itu tidak mudah. Berikut, saran para ahli untuk mengatasinya.
Atasi Stres
Jika tubuh anda bentuknya seperti apel, berat menumpuk di tubuh bagian tengah ketimbang di pinggul, kemungkinan anda sudah tahu, ini dapat meningkatkan resiko diabetes, penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Tapi perut yang gendut ini kemungkinan reaksi terhadap stres. Di saat tertekan, kita memproduksi hormon stres cortisol yang merupakan cara lama kita menyiapkan diri untuk lawan atau lari, jelas Dr. Marilyn Glenville, dalam buku Fat Around The Middle. Jika ledakan energi ekstra ini tidak digunakan, lemak dan glukosa yang dikeluarkannya tak punya tempat untuk pergi dan ditimbun kembali sebagai lemak pada perut, tempat tubuh menyimpan suplai lawan atau lari darurat. Pastikan anda mendapatkan kecukupan vitamin B dengan minum suplemen untuk membantu anda mengatasi stres. Seperti biasa, sebelum minum suplemen apa pun, konsultasiakan terlebih dahulu dengan dokter anda. Selain itu, cari cara untuk menurunkan beban kerja.
Kenali Hormon Anda
Jika anda memasuki menopouse, tubuh akan ekstra ragu untuk melepaskan lemak di sekitar tubuh bagian tengah karena tubuh perlu lemak untuk memproduksi estrogen (yang menurun pada saat seperti ini) untuk melindungi tulang dari osteoporosis. Mengenal musuh adalah langkah pertama untuk mengatasinya.
Perhatikan Diet

Dari cara makan, kita bisa secara tak sadar memberitahu tubuh, bahwa dia (tubuh) sedang stres. Sebagai contoh, jika anda mengurangi kalori untuk menurunkan berat badan, tubuh akan panik dan berpikir sedang terjadi bencana kelaparan. Untuk menyelamatkan hidup, tubuh lalu menurunkan metabolisme dan mempertahankan lemak. Makan secara sehat dan jangan diet keras. Kendati pun anda ingin menurunkan berat badan anda, dapatkan paling sedikit 1.500 kalori sehari.
Baik Kepada Perut
Penyebab kembung umum lainnya adalah intoleransi makanan. Penyebab paling umum adalah susu, ragi, dan gandum. Anda bisa mengujinya dengan mencoba diet Stone Age. Diet ini membuat anda harus makan makanan yang dikonsumsi manusia primitif seperti daging, ikan, sayuran segar dan menghindari makanan olahan. Coba diet selama sebulan untuk menemukan anda intoleransi makanan apa.
Singkirkan Pengacau Perut
Hindari makanan asin dan bergula. Jangan menambahkan garam atau gula ke dalam masakan. Makan bergula (termasuk makanan indeks glikemik tinggi seperti roti putih, pizza, kentang bakar) dapat memicu perubahan kadar gula yang menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres yang meningkatkan lemak perut. Garam bermasalah karena meningkatkan penimbunan cairan dan kembung. Jika makan sesuatu yang asin, atasi dengan minum lebih banyak air untuk mengeluarkannya.
Ikuti Program Perut Rata
Sebuah studi University of Minnesota menemukan, orang-orang yang makan paling banyak buah dan sayuran dan makanan kaya serat lainnya menurunkan berat badan 2 sampai 3 pon lebih banyak per bulan dibanding orang-orang dietrendah serat. Diet ini menambahkan lebih banyak kalsium untuk tulang sehat juga. Mendapatkan angka kecukupan gizi kalsium 1200 mg setiap hari juga ditemukan dapat membangkitkan mesin pembakar lemak tubuh.
Olahraga
Olahraga kardiovascular dapat membantu membakar lemak. Lemak perut yang pertama dibakar karena di sinilah tubuh menyimpan suplai darurat. Anda akan menurunkan berat badan mulai dari atas perut terlebih dulu, lalu turun kebawah, dan ke punggung. Mulai dengan jalan kaki setiap hari 40 menit untuk menurunkan ½ pon lemak perut dalam seminggu. Sesudah itu, tambahkan jogging ringan setiap 4 menit.
Bangun Massa Otot
Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak kalori yang dibakar karena otot aktif secara metabolik dan perlu energi untuk tetap hidup. Ketika masuk usia setengah baya, kita cenderung menukar 1 pon otot dengan 2 pon lemak setiap tahun. Tapi ini bisa dibalikkan dengan olah raga yang tepat. Latih otot perut terlebih dahulu sebagai langkah untuk membakar lemak perut. Baring telentang pada bola olahraga dengan kaki menapak rata di lantai dan tangan di belakang kepala. Tekuk tulang rusuk ke arah pinggul. Istirahat 1 detik lalu perlahan turunkan. Ulangi 12 kali.
Perbaiki Postur

Postur buruk membuat perut mendesak keluar. Mengoreksinya bisa merampingkandalam sekejap. Jaga bahu rileks dan dada terbuka. Tarik tulang ekor dan kempiskan perut sehinggal pinggul netral. Anda akan tampak lebih ramping dan lebih tinggi. Yoga, Pilates semuanya baik untuk membantu postur.
(Sumber: Tabloid Aura)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar